Baccarat Online_Texas Hold'em_AG Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia
menyelam dan surfing, Pulau Panaitan adalah tempat yang sempuIndonesian oddsrna buatmu. Pulau ini mempunyai beberapa titik selam dengan pesona terumbu karang yang gak boleh kamu lewatkan: Legon Lentah dan Legon Kadam di Pantai Utara, serta Legon Samadang dan Karang Jajar di Pantai Selatan pulau. Selain itu, di pulau ini juga terdapat titik yang ombaknya sangat cocok untuk berselancar, yaitu ‘One Palm Point’.

Bahan Makanan dan air mineral: Rp1.600.000

Pk. 16.00–17.00 WIB: Mengamati satwa di Cidaon.

Dapur: Rp 100.000

Kuotanya masih kurang? Cobalah undang rekan-rekan sesama traveler untuk bergabung dalam tripmu. Kamu bisa mengundang mereka lewat forum traveling seperti Backpacker Indonesia, atau bisa juga mengundang lewat jejaring sosial seperti grup Facebook. Selain tripmu jadi rame dan murah, kamu juga bisa mengenal teman baru dan berbagi pengalaman. Siapa tahu kamu malah dapat jodoh, hehehe.

Canoeing: Rp50.000 x 30 = Rp1.500.000

Pk. 05.00–09.00 WIB: Bangun, sarapan, main-main di pantai, lalu beres-beres tenda.

Jika ingin memanfaatkan penginapan di Pulau Peucang, pastikan kamu mem-booking dan membayar uang tanda jadi pada pihak pengelola. Sementara kalau kamu memutuskan untuk camping di Pulau Handeleum dan berkano menyusuri Sungai Cigenter, hubungi penjaga pulau ini untuk memesan tempat dan bernego biaya pasang tenda di sini.

Agar tripmu lancar, jangan lupa  melakukan booking keperluan transportasi dan akomodasi di TN Ujung Kulon maksimal dua minggu sebelumnya. Urusan booking mem-booking  ini krusial banget. Jangan sampai rombonganmu terlantar di sana gara-gara penginapannya penuh, atau batal menyusuri Sungai Cigenter karena kanonya sudah dipakai rombongan lain. Alih-alih bersenang-senang, bisa-bisa teman-temanmu malah kecewa.

Siapa yang tak kenal dengan Taman Nasional Ujung Kulon. Areal seluas sekitar 122.956 hektar ini menjadi taman nasional pertama yang diresmikan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1992, setelah ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991. Tempat ini merupakan habitat asli sekaligus sanctuary bagi satwa badak Jawa yang jumlahnya tinggal puluhan ekor saja.

Total biaya: Rp13.965.000

Tenda di Handeleum: Rp10.000 x 30 = Rp 300.000

Sewa kapal: Rp3.500.000

Kapten kapal dan ABK-nya lah yang akan menjamu kamu dan siap sedia selama berada di Ujung Kulon. Jadi, jangan ragu buat mengajak mereka ngobrol. Biasanya, mereka sudah menyertakan koki di kapal mereka, sehingga kamu gak perlu pusing mikirin makan apa selama di sana. Kamu cukup memberi sejumlah uang—belum termasuk biaya sewa kapal dan tip untuk kru—untuk menjamin makan minummu selama trip. Intinya, pintar-pintar negosiasi aja untuk mendapatkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Pk. 20.00–21.00 WIB: Pindah ke Pulau Handeleum buat camping.

Nah, dengan 400 ribuan, kamu udah bisa menjelajah eksotisme Taman Nasional Ujung Kulon selama dua hari satu malam bareng teman-temanmu. Tentunya, harga yang tertera di artikel ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Setelah puas main di pantai, kamu bisa mencoba trekking di hutan hujan tropis yang letaknya gak jauh dari pantai. Jalur trekking ini berakhir di Karang Copong, pantai yang didominasi batu-batu karang. Sunset di sini indah, lho! Sepanjang jalan, kamu bisa menemukan rusa dan beberapa satwa lainnya. Kalau beruntung, kamu bahkan bisa berjumpa dengan badak Jawa. Tapi, berhubung ini hutan hujan tropis, jangan lupa mengoleskan losion anti-nyamuk, ya.

Sampai di pulau ini, nikmatilah keindahan pantainya yang berpasir putih. Ombaknya cukup tenang, kamu bisa berenang, snorkeling, atau sekadar berjalan-jalan meyusuri pantai. Jangan heran jika kamu disambut oleh babi hutan dan monyet yang berkeliaran di sekitar pantai. Oh iya, ada aturan kalo di Pulau Peucang ini kamu gak boleh mendirikan tenda. Jika mau menginap, kamu bisa menyewa guest house yang tersedia.

Pk. 12.00–13.00 WIB: Perjalanan pulang, mampir ke Pulau Badul.

Untuk sampai ke Taman Nasional Ujung Kulon, kamu bisa menyeberangi laut lewat Desa Sumur, desa di ujung barat Pandeglang, Banten. Untuk mencapai desa ini, kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 8 jam dari Jakarta. Biar bisa beristirahat di jalan dengan nyaman tanpa harus gonta-ganti kendaraan umum, kamu bisa mengatur untuk berangkat dari meeting point pada malam hari dengan menggunakan bus wisata sewaan. Tarifnya berkisar antara Rp5.000.000–Rp7.500.000 untuk bus ukuran besar full AC. Selain nyaman untuk tidur, masih cukup banyak ruang untuk menaruh barang-barang yang dibawa rombonganmu.

Karena kamu mesti menggunakan kapal yang disewakan dari Sumur untuk mencapai pulau-pulau di Ujung Kulon, gak disarankan buat pergi sendirian. Ajak saja teman-temanmu untuk pergi berombongan dan berbagi tanggungan biaya alias sharing cost. Pada trip ini, transportasi memang memakan biaya paling besar. Sebuah kapal longboat biasanya berkapasitas 25-30 orang dengan biaya sewa sekitar Rp3.500.000. Idealnya, setidaknya kamu mengajak 25 orang temanmu .

Padang Penggembalaan Cidaon adalah lokasi yang tepat untuk melihat satwa-satwa liar mencari makan. Waktu yang paling baik untuk berkunjung ke sini adalah pagi dan sore hari, karena saat itulah banyak satwa sedang keluar mencari makan ke padang. Kamu bisa menemukan hewan-hewan seperti banteng dan merak. Biar gak mengganggu satwa, kamu bisa mengamati mereka dari tower yang difungsikan sebagai gardu pantau.

Pk. 07.30–10.30 WIB: Perjalanan ke Pulau Peucang

Pk. 13.00–14.00 WIB: Snorkeling di Pulau Badul.

Biaya makan sopir dan kernet bus: Rp200.000

Koki: Rp400.000

Pk. 20.00 WIB: Kumpul di meeting point Jakarta.

Tip kapten kapal dan ABK: Rp300.000

Hipwee sangat berterima kasih kalau kamu mau meng-update-nya sesuai pengalamanmu sendiri ke pembaca lainnya di kolom komentar. Yuk mulai susun rencana dan ajak teman-temanmu menikmati keindahan tempat ini!

Pk. 05.00 WIB: Sampai di Desa Sumur. Istirahat meluruskan punggung sekalian sarapan

Menurut situs resminya, kamu seharusnya hanya dikenai biaya Rp5.000 per orang untuk mendirikan tenda di TN Ujung Kulon dan Rp10.000 per orang untuk berkano. Tapi pada kenyataannya, ada pengunjung yang di-charge sampai Rp75.000 per tenda saat berkemah di Pulau Hendeleum. Berkano di Cigenter juga dikenai tarif  Rp50.000/orang. Jadi, pastikan kamu tahu dan langsung melakukan tawar-menawar dengan penjaga pulau mengenai tarif mendirikan tenda dan canoeing.

Pulau Handeleum menawarkan pesona berbeda yang gak tersedia di pulau-pulau lainnya: canoeing menyusuri Sungai Cigenter. Dengan jarak tempuh sekitar 2 jam, kamu bisa mendayung kano sambil menikmati pemandangan hutan hujan serta bakau. Konon, daerah ini adalah habitat ular serta buaya muara! Hmm, ngeri-ngeri sedap, ya. Tapi, tenang aja, kamu akan dipandu oleh ranger setempat, kok.

Izin dan tiket masuk: ( Peucang Rp7.500, Cidaon Rp15.000, dan asuransi Rp3.000) = Rp25.500 x 30 = Rp765.000

Tambat kapal: Rp100.000

Selain di Pulau Peucang dan Panaitan, ada juga spot snorkeling yang sangat indah di Pulau Badul. Pulau mungil ini ukurannya kira-kira hanya seluas dua kali lapangan basket, jadi gak banyak yang bisa kamu lakukan dan gak banyak juga orang yang datang. Tapi, spot snorkelingnya adalah yang paling bagus dibanding pulau-pulau lain yang kamu kunjungi, wajib mampir kemari deh pokoknya! Pulau ini gak jauh dari Sumur. Kamu bisa mengunjunginya saat berangkat atau pas perjalanan pulang sekalian.

Pk. 19.00–20.00 WIB: Mandi dan makan malam.

Tak hanya menjadi rumah bagi badak Jawa yang langka, TN Ujung Kulon juga menjadi kawasan wisata yang bisa kamu jamahi keindahannya. Penasaran dengan potensi wisata yang dimiliki Ujung Kulon, berapa biaya dan contoh itinerary untuk melakukan trip ke sana? Semua akan Hipwee bahas tuntas di artikel ini.

Pk. 10.30–16.00 WIB: Main-main di Pulau Peucang. Berenang, snorkeling, trekking ke Karang Copong atau sekadar jalan-jalan.

Pk. 22.00–05.00 WIB: Pasang tenda lalu tidur.

Sharing Cost: Rp13.965.000 : 30 = Rp465.000

Pk. 16.00–00.00 WIB: Balik ke Jakarta.

Pk. 08.30–10.30 WIB: Canoeing di Sungai Cigenter.

Selain melewati hutan, ada juga cara lain untuk mencapai Karang Copong, yaitu dengan kapal. Lebih cepat, memang, tapi kamu mungkin akan melewatkan perjumpaan dengan satwa di hutan Pulau Peucang ini.

Pk. 16.30–19.00 WIB: Balik ke Karang Copong, berburu sunset, lalu kembali ke Peucang.

Pk. 11.00–12.00 WIB: Istirahat dan makan siang.

Biaya tol dan parkir: Rp200.000

Pk. 21.00–05.00 WIB: Perjalanan ke Desa Sumur, Pandeglang Banten.

Pk. 14.00–15.30 WIB: Perjalanan kembali ke Desa Sumur.

Pulau Peucang adalah gerbang utama Taman Nasional Ujung Kulon setelah menyeberang dari Desa Sumur, Banten. Makanya, pulau ini biasanya menjadi tempat pertama yang disinggahi wisatawan sebelum melompat ke pulau-pulau lainnya. Pulau ini menyediakan fasilitas lengkap buat kamu yang ingin berlibur di sini, seperti penginapan, pusat informasi, serta dermaga.

Tarif sewa kapal untuk mengantar kamu ke Ujung Kulon dan island hopping berkisat antara Rp3.000.000–Rp4.000.000. Sama halnya dengan akomodasi di Ujung Kulon, urusan kapal ini juga sudah harus kamu selesaikan jauh-jauh hari. Minta kapten kapal untuk bersiap di dermaga saat kalian datang. Jadi, sampai di Desa Sumur, rombonganmu tinggal sarapan lalu berangkat ke Ujung Kulon. Tapi, kalau masih banyak waktu, gak ada salahnya jalan-jalan dulu di sekitar desa untuk bercengkerama dengan warga sekitar.

Sewa Bus Wisata Jakarta–Ujung Kulon PP: Rp5.000.000

Pk.07.00 WIB: Naik ke kapal dengan sampan dan bersiap untuk berangkat.