Fakta Unik Death V「Crystal Baccarat」alley, Tempat Terpanas di Bumi

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia

DiCrysCrystal Baccarattal Baccaratkutip dari Kids Encyclopedia Facts, Badwater Basin di Death Valley menjadi tempat terendah di Amerika Utara. Lokasinya berada di 86 meter di bawah permukaan air laut. Badwater Basin menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Death Valley, karena keunikannya.

SebaCrystal Baccaratgai tempat terpanas di bumi, ada banyak fakta unik yang bisa digali dari Death Valley. Apa sajakah fakta uniknya?

Beberapa bebatuan dengan bobot mencapai 700 pon telah menempuh jarak 1.500 kaki atau sekitar 400 meter. Misteri ini selama bertahun-tahun belum bisa terpecahkan. Hingga akhirnya pada 2014, peneliti berhasil menemukan jawabannya.

Baca juga: 5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Dilansir dari situs U.S. Department of the Interior, suhu di Death Valley sangatlah panas. Bahkan Juli 2018, menjadi bulan terpanas di kawasan ini. Suhu rata-rata hariannya mencapai 108,1º Fahrenheit atau sekitar 42º Celcius.

Rasetrack Playa menjadi kawasan yang menyimpan banyak misteri di Death Valley. Ditemukan ratusan batu berserakan di dasar danau yang telah mengering ini dan menciptakan jejak ketika bebatuan tersebut bergerak.

Mengutip dari Encyclopaedia Britannica (2015), Death Valley merupakan kawasan berbentuk lembah yang memiliki panjang sekitar 225 kilometer dan lebarnya bervariasi, mulai dari 8 hingga 24 kilometer. Death Valley merupakan tempat terendah, terpanas dan terkering di Amerika Utara.

Para peneliti mengatakan jika angin bisa mendorong bebatuan di atas permukaan licin. Saat Rasetrack Playa terkena banjir dan mengalami musim dingin, secara otomatis airnya akan membeku dan berubah menjadi lapisan es tipis.

Salah seorang di antaranya menoleh ke belakang dan mengucapkan “Goodbye, Death Valley.” Sehingga sejak saat itu, kawasan ini dikenal sebagai Death Valley atau lembah maut.

Baca juga: Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Saat beberapa petualang diselamatkan oleh William Lewis Manly dan John Rogers, para rombongan tersebut berjalan dan keluar melewati lembah di atas Pegunungan Panamint.

Saat gelombang panas terjadi di kawasan ini, suhunya bisa mencapai 130º Fahrenheit atau 54,4º Celcius, menjadikan Death Valley sebagai tempat terpanas di bumi.

Hal ini ditambah dengan udara kering dan minimnya tanaman, sehingga hawa dan suhu Death Valley menjadi sangat panas serta cenderung kering.

Sedangkan pada siang hari suhu tertingginya mencapai 127º Fahrenheit atau 52º Celcius selama empat hari berturut-turut. Kondisi yang terlalu panas ini bisa menyebakan manusia mengalami dehidrasi dan dapat merusak kendaraan bermotor yang melalui kawasan lembah ini.

Nama Death Valley diberikan oleh para petualang yang hilang di kawasan ini, pada musim dingin tahun 1849 hingga 1850. Mereka berasumsi jika lembah ini telah menjadi kuburan bagi para petualang tersebut.

Lapisan inilah yang kemudian mencair dan mengubah permukaan tanah menjadi licin, sehingga ketika terkena angin, bebatuan bisa bergerak sejauh beberapa meter.

Melansir dari U.S. National Park Service, Death Valley berbentuk cekungan panjang dan sempit. Kawasan ini juga dikelilingi pegunungan tinggi serta curam. Ketika matahari bersinar terik, panasnya akan memancar dan terjebak di kawasan lembah ini.

Ketika mineral tersebut mengering, lapisan kerak garam dan mineral lain akan tercipta. Proses ini membutuhkan waktu ribuan tahun untuk menciptakan Badwater Basin di Death Valley.

Rekor suhu tertinggi yang pernah tercatat di Death Valley terjadi di Furnace Creek pada 10 Juli 1913. Suhunya mencapai 134º Fahrenheit atau sekitar 57º Celcius.

Baca juga: Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

KOMPAS.com - Death Valley terletak di Inyo, California, Amerika Serikat, tepatnya di Amerika Utara. Death Valley memecahkan rekor dunia sebagai tempat terpanas di bumi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Badwater Basin merupakan area yang sangat luas dan rata. Permukaannya tidak ditutupi oleh tanah, melainkan oleh garam. Dulunya Death Valley tertutup oleh Danau Manly yang sangat besar. Karena adanya perubahan cuaca, danau tersebut mengering dan hanya menyisakan mineral.