Muta「Baccarat casino advantage」si Virus Corona Lebih Menular juga Dilaporkan di Negara Ini

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia
Global Times.

Mutasi virus corona SARS-CoV-2 telah banyak dilaporkan sejumlah ilmuwan dari berbagai negara. Berikut negara-negara yang melaporkan mutasi D614G.

Baca juga: Ilmuwan China: Kemampuan Agresif Mutasi Virus Corona Masih Diremehkan

"Virus bermutasi secara konstan, sementara beberapa perubahan akan membantu reproduksi virus, beberapa mungkin menghalangi (proses) itu, tapi yang lainnya netral. Mereka adalah produk sampingan dari replikasi virus," kata Dr Lucy van Dorp.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

 

Hingga saat ini, lebih dari 25,6 juta orang terinfeksi Coronavirus Disease (Covid-19), dan menewaskan 854.810 orang di seluruh dunia.

Dengan kekebalan alami yang relatif rendah dalam populasi, tidak ada vaksin dan sedikit perwatan, maka tidak ada tekanan pada virus corona baru ini untuk beradaptasi.

Kemungkinan mutasi itu terjadi di Italia dan sekarang sudah mulai terlihat di 97 persen sampel yang ada di seluruh dunia.

Mutasi virus SARS-CoV-2 dilaporkan di Malaysia pada Agustus lalu.

Virus yang kemudian secara resmi disebut SARS-CoV-2 ini terus menginfeksi banyak orang, bahkan terus bermutasi.

Seperti diberitakan BBC, Minggu (19/7/2020) lalu para ilmuwan telah menemukan ribuan mutasi atau perubahan genetik virus yang sejauh ini kemungkinan mengubah perilaku dari salah satu mutasinya.

Mutasi penting yang disebut D614G dan berada di dalam protein spike virus, muncul beberapa saat setelah wabah awal di Wuhan, China.

Menurut laporan tersebut, mutasi virus ini 10 kali lebih menular, dan masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan waspada.

Namun, apakah virus tersebut menjadi makin menular atau mematikan bagi manusia. Sebenarnya, virus corona telah berubah dengan sangat lambar dibandingkan virus penyebab flu.

Baca juga: Mutasi Virus Corona yang Lebih Menular Ada di Indonesia, Ini Kata Ahli

KOMPAS.com- Virus corona menjadi pandemi global sejak kali pertama mewabah di China pada akhir 2019 lalu. Sejak itu, wabah terus meluas hingga keseluruh benua di Bumi.